Halaman

Sabtu, 12 Januari 2019

Jangan Lagi Pakai Aseton untuk Bersihkan Kuteks, Ini Bahayanya Bagi Kuku

Bagi Anda yang kerap kali gonta-ganti cat kuku alias kuteks, mungkin juga sering pakai aseton. Ya, aseton adalah zat kimia yang digunakan untuk membersihkan dan menghapus cat kuku. Namun, jika terlalu sering dipakai, bukannya jadi bagus, kuku Anda malah rusak dan tak indah lagi.
Lalu, seberapa bahayanya sih pakai aseton sebagai pembersih cat kuku? Yuk, pahami dulu berbagai dampaknya.

Pembersih kuteks ternyata tak cuma aseton

Aseton banyak dikenal sebagai pembersih kuteks. Padahal, tidak semua pembersih kuteks adalah aseton.
Pada dasarnya, ada dua jenis pembersih kuteks yaitu aseton dan non-aseton. Sebagian besar merek pembersih kuteks menyebutkan kandungan ini di label kemasan.
Aseton adalah cairan yang jernih, berbau tajam, dan sangat mudah terbakar. Isopropil alkohol biasanya digunakan dalam pembuatan aseton. Inilah mengapa aseton bisa dengan cepat menghapus kuteks Anda.
Bahan aktif utama dalam pembersih kuteks non-aseton biasanya adalah etil asetat, isopropil alkohol, dan propilena karbonat. Biasanya, produk ini juga ditambahkan pelembap seperti gliserin dan panthenol, supaya mencegah kekeringan pada kuku.
Namun, penghapus kuteks non-aseton tidak melarutkan lapisan kuteks dengan mudah sehingga Anda perlu memakan waktu yang lebih lama untuk menghapus kuteks.

Apa bahaya pakai aseton terlalu sering?

Aseton adalah pelarut yang sangat kuat dan bekerja paling baik untuk menghilangkan cat kuku. Namun, aseton juga sangat keras karena dapat menghilangkan banyak minyak alami dari kulit Anda.
Bahkan, kadang-kadang kuku Anda akan terlihat sangat putih jika menggunakan terlalu banyak aseton. Ini akan membuat kuku kering dan bisa menjadi rapuh jika dipakai dengan sering.
Wanita dengan kuku yang kering atau pecah, sebaiknya hindari penggunaan aseton. Karena aseton sangat kering untuk kuku, kutikula dan kulit.

Bahaya pakai aseton untuk kesehatan tubuh lainnya

Aseton sangat cepat menguap ketika dibiarkan terbuka dan mudah sekali terbakar. Aseton juga menyebabkan keracunan yang dapat mengancam nyawa, tapi ini sangat jarang terjadi karena tubuh mampu memecah aseton dalam jumlah besar yang terserap ke dalam tubuh.
Anda bisa mengalami keracunan aseton jika tidak sengaja mengonsumsi atau menelan aseton dalam jumlah yang banyak dalam waktu singkat.
Gejala keracunan aseton ringan termasuk sakit kepala, bicara cadel, lesu, kurang koordinasi indra gerak, rasa manis di mulut. Dalam kasus yang parah, gejala keracunan aseton termasuk koma, tekanan darah rendah, dan pingsan.
Oleh karena itu, gunakan aseton di ruangan terbuka dan jauh dari nyala api. Selalu jauhkan produk-produk yang mengandung aseton dari jangkauan anak.
Jika Anda senang mewarnai kuku dengan kuteks, pilihlah penghapus kuteks yang bebas aseton. Hal yang sama berlaku untuk polish mebel, pelicin mebel berbasis air yang sama efektifnya dengan produk aseton.

Sama-sama Penyakit Hati, Apa Bedanya Sirosis dan Kanker Hati?


Baik sirosis maupun kanker hati tergolong sebagai penyakit hati kronis yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Meski sama-sama menyebabkan organ hati meradang dan akhirnya rusak, selama ini masih banyak orang yang menganggap bahwa sirosis hati dan kanker hati itu sama. Eits, jangan salah. Sirosis dan kanker hati itu berbeda, lho! Yuk, cari tahu perbedaannya lewat ulasan berikut ini.

Apa itu sirosis hati?

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK)sirosis hati adalah suatu kondisi ketika sel-sel hati rusak permanen hingga timbul jaringan parut. Tumbuhnya jaringan parut tersebut justru menyebabkan organ hati tidak lagi berfungsi dengan normal, entah itu dalam mencerna makanan hingga melawan infeksi.
Sirosis hati umumnya terjadi pada orang yang terinfeksi virus hepatitis B atau C, sering minum alkohol, makanan laut mentah, dan minum obat-obatan secara berlebihan. Saking banyaknya zat-zat berbahaya yang masuk ke tubuh, hati jadi kewalahan untuk menyaringnya. Akibatnya, hati malah jadi meradang dan rusak.
Seorang dosen kedokteran sekaligus pimpinan bidang hepatologi di University of Connecticut Medical Center di Amerika Serikat, George Y. Wu, MD, PhD, mengungkapkan bahwa orang yang mengalami sirosis hati berisiko 40 persen lebih tinggi terkena kanker hati di masa depan.
Ini artinya, sirosis hati merupakan salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker hati. Terlebih bila sirosis hati tidak segera diobati semaksimal mungkin.

Apa itu kanker hati?

Kanker hati terjadi ketika sel yang tidak normal tumbuh dengan cepat di organ hati.  Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kanker hati adalah efek penyakit sirosis yang tidak ditangani dengan cepat dan telanjur parah.
Ketika sel-sel hati mulai digantikan oleh jaringan parut, organ hati secara otomatis akan mencoba menyembuhkan dirinya sendiri dengan menciptakan sel-sel baru. Meski tampak menguntungkan, hal ini justru meningkatkan risiko terjadinya kanker hati.
Semakin banyak sel-sel baru yang dibuat oleh hati, maka semakin besar pula kemungkinan terjadinya mutasi sel di hati. Lama-kelamaan, sel-sel tadi akan berubah jadi sel kanker yang menggerogoti hati.
Berbagai gejala kanker hati meliputi:
  • Nyeri perut bagian kanan
  • Hilang nafsu makan dan mual
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Mata dan kulit tampak menguning
  • Kaki dan perut membengkak
Sirosis hati dan kanker hati umumnya dapat diatasi dengan transplantasi hati. Namun yang terpenting, terapkan pola hidup sehat dan jauhi alkohol bila Anda tidak ingin terkena sirosis maupun kanker hati.

Apa Akibatnya Kalau Tubuh Mengalami Gangguan Elektrolit?


Mendengar kata elektrolit, kebanyakan orang atau mungkin juga Anda akan langsung membayangkan iklan minuman isotonik atau minuman olahraga. Ya, jenis minuman ini memang dapat membantu menggantikan elektrolit yang hilang sehabis Anda berolahraga atau beraktivitas. Tidak hanya itu, minuman isotonik juga diklaim dapat membantu mengatasi gangguan elektrolit.

Gangguan elektrolit itu apa, sih?

Cairan di dalam tubuh kita terdiri dari banyak zat, salah satunya berupa elektrolit. Elektrolit itu sendiri adalah komponen bermuatan positif dan negatif yang berperan penting untuk kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan fungsi saraf dan otot, mengoptimalkan aktivitas otak, serta membangun kembali jaringan tubuh yang rusak.
Dibandingkan bayi dan anak-anak, orang dewasa dan usia lanjut lebih rentan mengalami gangguan elektrolit. Lantas, apa itu gangguan elektrolit?
Gangguan elektrolit adalah kondisi saat elektrolit dalam tubuh jadi tidak seimbang. Hal ini bisa terjadi karena tubuh Anda mengandung terlalu banyak elektrolit atau malah kekurangan elektrolit yang dibutuhkan.
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan elektrolit di tubuh Anda jadi tak seimbang, di antaranya:
  • Olahraga terlalu keras
  • Diare atau muntah dalam waktu yang lama
  • Pola makan yang buruk
  • Dehidrasi berat
  • Penyakit seperti gagal jantungdiabetes, dan beberapa jenis kanker
  • Pengobatan kanker
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti antibiotik dan obat diuretik

Tanda dan gejala gangguan elektrolit

Gejala gangguan elektrolit berbeda-beda, tergantung dari jenis elektrolit mana yang jumlahnya tidak seimbang dalam tubuh. Jika kadar magnesium, natrium, kalium, atau kalsium dalam tubuh tidak seimbang, maka hal ini dapat menimbulkan gejala seperti:
  • Detak jantung tidak normal
  • Tubuh lemas
  • Kelainan tulang
  • Tekanan darah tidak stabil
  • Kelainan sistem saraf
  • Kejang otot
  • Tubuh mati rasa
Sedangkan jika kadar kalsium dalam darah terlalu banyak, misalnya karena Anda sedang menjalani terapi pengobatan kanker payudara atau kanker paru-paru, maka Anda akan mengalami tanda-tanda berikut:
  • Sering buang air kecil
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kelelahan
  • Mual, muntah, dan sakit perut
  • Mulut kering
  • Hilangnya nafsu makan
  • Sembelit
  • Koma
Elektrolit yang hilang maupun berlebih dalam tubuh harus segera diseimbangkan kembali supaya tubuh tetap sehat. Jika kelebihan elektrolit terus dibiarkan, maka hal ini dapat memperberat kerja ginjal untuk menyaringnya dan memicu sakit ginjal.
Begitu juga bila tubuh terus-terusan kekurangan elektrolit, maka hal ini bisa berakibat fatal. Mulai dari menyebabkan kejang, koma, hingga henti jantung.
Bila Anda mulai mengalami salah satu atau beberapa gejala gangguan elektrolit di atas, sebaiknya jangan tunda lagi untuk periksa ke dokter.

Kenapa Kuku Tidak Sakit Saat Dipotong? 7 Fakta Penting Tentang Kuku

Apa yang Anda ketahui tentang kuku selain bahwa kuku adalah bagian dari tubuh manusia yang tumbuh di ujung jari? Tahukah Anda tentang fungsi kuku? Atau, tahukah Anda kenapa potong kuku tidak terasa sakit?
Tidak mengherankan jika banyak orang, atau mungkin termasuk Anda tidak mengetahuinya, karena ukuran kuku yang kecil sering kali membuat orang beranggapan bahwa kuku adalah pelengkap untuk jari tangan dan kaki. Padahal, meskipun kuku memiliki ukuran yang kecil, bukan berarti bahwa kuku tidak memiliki fungsi penting bagi Anda. Berikut adalah beberapa fakta tentang kuku yang perlu Anda ketahui.

1. Kuku terbuat dari apa?

Bentuk kuku yang unik dengan tekstur yang licin seringkali membuat orang bertanya-tanya tentang “bahan dasar” kuku. Kuku tersusun dari lapisan berlapis protein yang disebut keratin. Keratin tumbuh dari lapisan sel yang berada di bawah kutikel, yang terlihat sebagai lapisan putih tipis di dasar kuku.

2. Kenapa potong kuku tidak sakit?

Anda tidak akan pernah merasakan sakit ketika kuku dipotong karena kuku terbuat dari sel-sel mati yang mengeras, sehingga tidak ada jaringan saraf yang terbentuk di dalamnya.

3. Apa fungsi kuku?

Kulit ari pada pangkal kuku Anda berfungsi untuk melindungi dari kotoran. Fungsi utama kuku adalah untuk melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf agar tetap aman dari cedera, serta meningkatkan daya sentuh.

4. Menggigit kuku akan meningkatkan risiko Anda terinfeksi bakteri

Kebiasaan menggigit kuku dapat merusak kuku sehingga membuat kuku Anda tampak aneh. Bahkan, hal tersebut dapat memungkinkan bakteri atau jamur masuk ke dalam tubuh Anda dan menyebabkan infeksi.
Untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut, Anda perlu memangkas pendek kuku Anda sehingga Anda tidak memiliki alasan untuk menggigitnya.

5. Jangan terlalu sering menggunakan cat kuku

Terlalu sering menggunakan cat kuku atau kuteks dapat membuat lapisan kuku Anda kering, sehingga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri atau jamur tumbuh di bawahnya. Jika Anda senang gonta-ganti cat kuku, pastikan ada minimal waktu satu minggu untuk kuku Anda bebas bernapas di sela-sela pergantian warna cat kuku.

6. Ada kulit yang sobek di sisi kuku? Jangan ditarik!

Kulit yang sobek di pinggir kuku sering kali membuat Anda “gatal” untuk menarik dan menyobeknya. Tapi, jangan lakukan hal ini! Karena, jika salah, maka Anda akan mengalami infeksi.
Jika Anda menemukan kulit sobek di pinggir kuku, jangan tarik ke belakang karena dapat merobek lapisan atas kulit, sehingga menyebabkan pendarahan dan infeksi. Anda dapat menggunakan gunting yang bersih atau gunting kuku untuk mencabutnya dengan perlahan.

7. Kenapa kuku tampak lebih panjang pada orang yang sudah meninggal?

Setelah Anda meninggal, dehidrasi akan membuat kulit dan jaringan lunak lainnya menyusut dan tubuh Anda akan berhenti memproduksi hormon pertumbuhan sehingga membuat kuku Anda tidak akan tumbuh lagi. Kuku atau rambut Anda mungkin akan terlihat lebih panjang setelah meninggal, namun bukan karena kuku dan rambut Anda terus tumbuh, melainkan karena kulit di sekitarnya mengerut sehingga kuku dan rambut tampak memanjang.

Kamis, 18 Oktober 2018

Sering Salah, Ternyata Begini Aturannya Minum Obat 3 Kali Sehari

Setiap obat, baik itu yang dari resep dokter atau dijual bebas di toko obat, memiliki aturan minum dan jadwal dosisnya masing-masing. Aturan ini harus dipatuhi agar Anda bisa cepat sembuh. Nah ketika mendapat obat yang harus diminum 3 kali sehari (3×1), kapan saja biasanya Anda meminumnya? Pagi, siang, dan malam? Sebetulnya, cara minum obat 3 kali sehari seperti ini kurang tepat, lho! Lantas, kapan waktu minum obatnya?

Aturan minum obat 3 kali sehari yang benar sesuai anjuran

Maksud dari minum obat dengan aturan minum tiga kali sehari adalah memang dalam sehari Anda minum obat sebanyak tiga kali. Namun, cara membagi waktunya tidak sesederhana hanya “pagi, siang, dan malam”.
Dilansir dari Detik Health, dr. Anis Kurniawati, PhD, SpMK(K), sekretaris Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA) dari Kementerian Kesehatan, cara membagi waktu minum obat 3 kali sehari harus per 24 jam. Artinya, Anda harus minum obat setiap 8 jam sekali untuk tiga kali dalam sehari.
Jadi, misalkan waktu pertama kali Anda minum obat di hari itu adalah pukul 8 pagi. Maka dosis kedua harus Anda minum pukul 4 sore, dan dosis terakhir harus Anda minum pada pukul 12 malam. Bukan berarti Anda minum obat mengikuti waktu makan pagi, siang, dan malam.
Mengikuti aturan minum obat 3 kali sehari dengan benar itu penting. Dr Anis lanjut mengatakan, aturan frekuensi minum obat dibuat berdasarkan proses penyerapan obat dalam tubuh. Untuk beberapa obat tertentu, jadwal minum harus benar-benar saklek karena dosis konsentrasi obat harus tetap ada terus-terusan dalam darah.
Begitu konsentrasi obat mulai turun, maka efektivitasnya bisa menurun untuk memerangi penyakit sehingga Anda harus minum obat lagi demi menjaga konsentrasi obat di dalam darah tetap stabil.

Lantas, bagaimana jika saya lupa minum dosisnya?

Jika Anda lupa minum obat, tapi waktu sudah akan masuk ke waktu selanjutnya untuk minum obat, apa yang harus dilakukan? Biasanya Anda memilih untuk melewatkan saja satu waktu minum obat ini. Atau beberapa orang mungkin memilih untuk menambah dosisnya menjadi dua.
Namun, itu cara minum obat yang salah. Anda tidak boleh menggabungkan dosis obat dalam satu waktu. Atau memilih untuk tidak minum obat di waktu kedua, dan lanjut saja minum di waktu ketika yang sudah ditentukan.
Jika Anda lupa minum obat di satu waktu, langsung minum saja di saat itu juga. Untuk waktu minum obat selanjutnya, Anda sesuaikan lagi dengan delapan jam setelahnya, atau delapan jam waktu terakhir Anda minum obat.
Misalnya Anda minum obat yang pertama pukul 8 pagi, lalu Anda lupa seharusnya minum lagi pukul 4 sore. Anda baru ingat setelah pukul 5 sore. Nah begitu teringat, langsung saja minum obat di waktu tersebut. Untuk selanjutnya, Anda minum lagi di delapan jam setelah pukul 4 sore; yaitu tetap pukul 12 malam.

Setiap Tahapan Stadium Kanker dan Artinya Bagi Pasien

Menentukan stadium kanker adalah cara penting untuk menggambarkan ukuran kanker serta sejauh mana pertumbuhan kanker sudah terjadi. Ketika dokter pertama kali mendiagnosis kanker, dokter akan mendeteksi sudah sejauh apa kondisi kanker itu berkembang, sudah sejauh mana kanker itu menyebar, atau apakah sudah menyebar ke bagian lain dari tubuh. Lantas, apa saja tahapan stadium kanker? Simak di bawah ini.

Seberapa penting menentukan stadium kanker?

Tentunya ini sangat penting, sebab stadium kanker yang akan menentukan pengobatan yang akan diberikan. Dokter biasanya merekomendasikan pengobatan lokal seperti operasi atau radioterapi jika kanker hanya di satu tempat saja.
Akan tetapi, perawatan yang diberikan akan berbeda ketika kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Dalam kasus kanker telah menyebar (metastasis), dokter mungkin menganjurkan:
  • Kemoterapi.
  • Terapi hormon.
  • Obat kanker yang ditargetkan khusus.
Tanpa mengetahui stadium, sulit menentukan perawatan apa yang seharusnya diberikan.

Apa saja tahapan stadium kanker yang diberikan dokter?

Pada umumnya, ada 2 tahapan untuk menentukan kondisi kanker sudah separah apa, yakni dengan sistem bilangan dan sistem TNM.

Sistem bilangan

  • Stadium 0 artinya tidak ada kanker, hanya sel-sel abnormal dengan potensi menjadi kanker. Stadium ini disebut juga dengan karsinoma in situ.
  • Stadium I artinya kankernya kecil dan hanya ada di satu area. Ini disebut juga kanker stadium awal.
  • Stadium II dan III artinya kondisi kanker lebih besar dan telah tumbuh pada jaringan lain di dekatnya atau di kelenjar getah bening.
  • Stadium IV, artinya kanker setelah menyebar ke bagian lain dari tubuh. Ini disebut juga dengan kanker stadium lanjut atau metastasis.

Sistem TNM

Sistem TNM meruakan kepanjangan dari tumor, nodus, dan metastasis.
  • Tumor (T): T akan diikuti oleh angka 0-4. Ini untuk memberi tahu Anda seberapa besar tumor yang terjadi. Contohnya, “T0: berarti tidak ada tumor yang bisa diukur. Semakin tinggi angkanya, semakin besar tumornya.
  • Nodus (N): N akan diikuti oleh angka 0-3. Ini dimaksudkan untuk memberi tahu Anda jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening. Kelenjar ini merupakan kelenjar yang melawan virus dan bakteri sebelum menginfeksi bagian tubuh Anda. “N0” berarti kelenjar getah bening Anda tidak terlibat. Semakin tinggi angkanya, maka semakin banyak penyebaran sel kanker di kelenjar getah bening.
  • Metastasis (M): M diikuti oleh 0 atau 1. Jika kanker sudah menyebar ke organ dan jaringan di bagian tubuh lainnya maka Anda akan diklasifikasikan sebagai “M1”. Sedangkan jika belum ada penyebaran, kondisi kanker tersebut dinyatakan “M0”.

Apa Itu Kanker?

Definisi

Apa itu penyakit kanker?

Penyakit ini terjadi karena pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali, yang menyebabkan jaringan tubuh normal rusak. Pada dasarnya, tubuh manusia terdiri dari triliunan sel yang tersebar di setiap organ dan bagian. Sel-sel ini nantinya akan terus tumbuh dan berkembang menjadi sel baru. Sementara sel-sel yang sudah tua, tidak sehat, dan tidak berfungsi lagi akan mati secara alamiah.
Sementara sel kanker tidak akan mati dengan sendirinya. Sel ini akan terus mengganda dan memperbanyak diri hingga jumlah yang sudah tak bisa dikendalikan lagi. Perubahan inilah yang bisa memicu munculnya sel kanker.
Dibandingkan dengan sel tubuh, sel kanker memiliki banyak sekali perbedaan. Sel ini dapat tumbuh secara agresif dan menyebar ke bagian tubuh lainnya guna membentuk sebuah jaringan baru. Sel kanker juga tidak bisa mati dan rusak dengan sendirinya.
Penyakit kanker bisa muncul pada bagian tubuh mana pun karena asalnya dari sel dalam tubuh manusia. Maka, ada banyak sekali jenis penyakit kanker yang ditemui pada manusia. Dilaporkan bahwa terdapat lebih dari 200 jenis penyakit kanker yang berbeda.

Seberapa umumkah penyakit kanker?

Penyakit ini bisa menyerang siapa pun tanpa pandang bulu. Mulai dari balita hingga lanjut usia, wanita maupun laki-laki, bahkan mereka yang gaya hidupnya cukup sehat. Hal ini dapat dikendalikan dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker?

Berikut adalah beberapa gejala kanker yang tidak boleh diabaikan:
1. Muncul benjolan yang tidak lazim
Gejala kanker yang paling khas adalah munculnya benjolan tumor yang tidak lazim. Jika Anda menemukan benjolan yang tumbuh dengan cepat dalam waktu singkat dan berbentuk tidak wajar, bisa jadi ini merupakan gejala kanker payudara.
Selain di payudara, benjolan ini juga dapat muncul di bagian tubuh mana pun. Maka dari itu, jika Anda menemukan benjolan baru atau benjolan yang mengalami perubahan di tubuh Anda, periksakan ke dokter sesegera mungkin.
2. Perubahan pada kulit
Jika Anda mencurigai adanya perubahan ukuran, bentuk, atau warna tahi lalat yang tak wajar, waspadai gejala kanker kulit. Untuk memastikan segala perubahan yang terjadi pada kulit Anda bukan gejala penyakit ini, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan menyeluruh.
Anda juga sebaiknya melakukan pemeriksaan kulit secara rutin sendiri untuk mengetahui ada tidaknya pertumbuhan yang tampak aneh pada kulit.
3. Masalah pada kelenjar getah bening
Kelenjar getah bening adalah struktur jaringan kecil berbentuk menyerupai kacang merah yang memegang peranan besar dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Jadi, ketika terjadi infeksi, kelenjar getah bening akan  membengkak untuk memberikan tanda.
Oleh karena itu, pembengkakan kelenjar getah bening perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda kanker, seperti leukimia dan limfoma. Kelenjar ini banyak terdapat pada leher, paha bagian dalam, ketiak, di sekitar usus, dan di antara paru-paru.
4. Berat badan turun tanpa sebab
Hal yang normal jika Anda mengalami penurunan berat badan karena sedang diet. Namun apabila penurunan berat badan Anda terjadi tanpa sebab yang jelas, Anda perlu waspada.
Penurunan berat badan bisa saja menjadi gejala kanker usus besar, pankreas, atau pencernaan lainnya. Tidak hanya itu, penurunan berat badan tiba-tiba juga bisa menjadi tanda penyakit ini yang dapat menyebar ke hati sehingga akan mempengaruhi nafsu makan dan kemampuan tubuh Anda untuk melepaskan limbah makanan dalam tubuh.
5. Batuk atau sesak yang berkepanjangan
Kebanyakan batuk mungkin tidak perlu diwaspadai. Akan tetapi jika batuk yang Anda alami tak sembuh-sembuh, terjadi dalam waktu yang lama dan disertai dengan sesak napas ataupun darah, Anda harus waspada. Pasalnya, ini bisa berbahaya karena menunjukkan bahwa paru-paru Anda bermasalah. Dalam skenario terburuk, yang Anda alami bisa jadi kanker paru.
Maka dari itu, bila Anda terkena batuk yang berkepanjangan, pergilah ke pusat kesehatan untuk melakukan X-ray atau CT scan dada.
6. Rasa sakit tanpa sebab
Jika rasa sakit Anda akibat dari cedera fisik, ini mungkin bukan masalah serius. Namun, apabila Anda mengalami rasa sakit yang tetap dan tanpa sebab ini patut diwaspadai.
Tergantung pada lokasi rasa sakitnya, ada berbagai macam jenis penyakit ini. Sakit kepala yang tak kunjung sembuh meski sudah menjalani pengobatan bisa menjadi gejala kanker otak.
7. Perdarahan tidak normal
Perdarahan tidak normal bisa mengindikasikan kemungkinan bahwa Anda memiliki penyakit ini. Misalnya, perdarahan vagina di luar menstruasi ataupun setelah berhubungan seksual bisa menjadi tanda kanker endometrium dan serviks.
Mungkin ada gejala kanker yang tidak disebutkan di atas. Oleh sebab itu, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mencurigai perubahan yang tidak wajar pada tubuh Anda sebagai deteksi dini penyakit ini. Semakin dini penyakit ini terdeteksi, peluang untuk sembuhnya juga akan semakin besar.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satupun tanda atau gejala kanker yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun tentang gejala penyakit ini, sebaiknya segela konsultasikanlah pada dokter Anda. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab kanker?

Penyebab kanker paling umum adalah perubahan (mutasi) pada gen dalam sel. Di dalam gen, terkandung ribuan DNA yang akan memberi instruksi pada sel untuk menjalankan fungsinya pada organ tubuh tempat sel tersebut hidup.
Maka inti sel yang menjadi rumah bagi ribuan gen ini akan menentukan jenis sel apa yang dibutuhkan organ tubuh tertentu, kapan sel perlu membelah diri, dan sel mana yang harus mati dan digantikan.
Sayangnya, proses ini tidak selalu berjalan dengan sempurna. Ketika sel melakukan pembelahan diri, ada risiko sel baru yang lahir dari pembelahan tersebut mengandung gen yang rusak atau digandakan terlalu banyak. Perubahan struktur gen dalam sel ini disebut sebagai mutasi gen.
Ketika mutasi gen terjadi, sel sudah tidak bisa lagi menerima perintah dan instruksi dari sistem pusat sehingga sel ini akan tumbuh di luar kendali dan menghasilkan protein yang tidak normal. Kelainan pada protein yang diproduksi akan semakin memicu pembelahan sel-sel baru dengan gen yang tidak sempurna. Pada kasus lain, protein yang dibutuhkan untuk menghentikan kelahiran sel baru justru tidak diproduksi sama sekali.
Biasanya, mutasi gen baru akan berpotensi menimbulkan kanker jika terjadi lebih dari lima kali dan melibatkan gen yang berbeda. Proses ini bisa berlangsung hingga bertahun-tahun sampai sel-sel tersebut membelah diri dan membentuk sel kanker yang cukup besar. Barulah gejala-gejalanya mulai muncul dan sel-sel kanker tampak ketika tubuh Anda diperiksa.
Namun, pada kasus anak-anak, kerusakan gen sudah terjadi sejak dalam kandungan atau sejak lahir. Jadi, mereka memang memiliki gen bawaan yang rusak dalam sel tubuh sehingga proses terbentuknya penyakit kanker tidak membutuhkan waktu yang lama.
Secara umum, ada dua faktor penyebab kanker yang paling sering terjadi, yaitu:
  • Faktor internal. Anda mungkin terlahir dengan mutasi genetik yang diwariskan dari orangtua Anda. Jenis mutasi ini bertanggung jawab atas persentase kecil dari penyakit ini.
  • Faktor eksternal. Kebanyakan mutasi gen terjadi setelah kelahiran dan tidak diwariskan. Sejumlah faktor dapat menyebabkan mutasi gen seperti merokok, radiasi, virus, bahan kimia penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis dan kurangnya berolahraga.
Para ilmuwan tidak mengetahui seberapa banyak mutasi yang harus terakumulasi sehingga bisa jadi penyebab kanker. Meski begitu, para ilmuwan percaya bahwa penyebab kanker akan bervariasi pada setiap orang tergantung jenis kanker yang dialaminya. Konsultasikan ke dokter Anda untuk mengetahui penyebab kanker yang lebih lengkap. Dengan mengetahui berbagai faktor penyebab kanker memungkinkan untuk menurunkan risiko Anda terkena penyakit ini di masa yang akan datang.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena penyakit kanker?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena penyakit ini, seperti:
  • Usia. Penyakit ini bisa memerlukan waktu puluhan tahun untuk tumbuh. Oleh karena itu, kebanyakan orang yang didiagnosis penyakit ini berusia 65 tahun atau lebih. Meski begitu, penyakit ini bukanlah penyakit eksklusif untuk orang dewasa. Pasalnya, penyakit ini juga dapat didiagnosis pada usia berapa pun.
  • Kebiasaan buruk. Merokok, konsumsi alkohol berlebihan, paparan sinar matahari berlebihan, obesitas, dan seks yang tidak aman bisa jadi faktor penyebab kanker.
  • Riwayat keluarga. Dalam banyak kasus, penyakit ini sifatnya menurun. Maka, Anda harus menjalani tes genetik untuk pencegahan lebih lanjut. Meski begitu, dengan memiliki mutasi genetik yang diturunkan bukan berarti Anda akan terkena penyakit ini.
  • Kondisi kesehatan. Beberapa kondisi kesehatan kronis seperti ulcerative colitis dapat dengan nyata meningkatkan risiko tumbuhnya penyakit ini jenis tertentu.
  • Lingkungan hidup. Bahan kimia berbahaya seperti asbes dan benzena di rumah atau tempat kerja bisa menjadi faktor yang meningkatkan risiko penyakit ini. Meskipun Anda tidak merokok, Anda bisa menghirup asap rokok jika berada di sekitar orang yang merokok atau tinggal dengan seseorang yang merokok.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit kanker didiagnosis?

Sangatlah dianjurkan untuk secepatnya mendiagnosis penyakit untuk mendapatkan peluang terbaik untuk penyembuhan, terutama pada stadium awal. Dokter bisa menggunakan satu atau lebih pendekatan untuk mendiagnosis penyakit ini. Beberapa tes yang umum dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit ini di antaranya:
  • Pemeriksaan fisik. Dokter mungkin akan melakukan colok dubur jika mencurigai Anda mengalami penyakit ini di usus atau prostat. Metode pemeriksaan fisik lainnya juga mungkin dilakukan dokter untuk memperjelas diagnosis penyakit pasien.
  • Tes laboratorium. Dokter mungkin akan melakukan tes darah untuk untuk menggambarkan kesehatan pasien secara keseluruhan dan mendeteksi ada tidaknya kelainan.
  • Tes pencitraan. Beragam tes pencitraan seperti PET scan, MRI, rontgen, ultrasound, dan CT scan dapat digunakan untuk mencari tahu apakah penyakit ini telah menyebar.
  • Biopsi. Prosedur ini dilakukan dengan cara mengangkat sebagian kecil jaringan untuk diperiksa dengan mikroskop. Sampel yang diambil dalam biopsi kemudian dianalisis oleh ahli patologi. Ia akan mengevaluasi sel, jaringan, dan organ dalam tes laboratorium untuk menentukan diagnosis penyakit yang dialami pasien.

Apa saja obat kanker?

Obat kanker pada dasarnya tergantung dari jenis dan stadium dari penyakit ini, potensi efek samping, serta pilihan dan kesehatan umum dari pasien. Secara umum, berikut ini beberapa obat kanker yang paling umum:
1. Kemoterapi
Kemoterapi adalah perawatan yang menggunakan zat kimia dengan intensitas kuat untuk membunuh sel yang bertumbuh cepat pada tubuh. Kemoterapi paling sering digunakan sebagai obat kanker, karena sel penyakit ini berkembang lebih cepat dari sel normal dalam tubuh.
Obat-obatan kemoterapi dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan sebagai obat kanker. Kemoterapi adalah cara yang efektif untuk mengobati banyak jenis penyakit ini namun memiliki risiko efek samping yang juga harus diwaspadai.
2. Radioterapi
Radioterapi adalah cara pengobatan yang mengandalkan radiasi dengan menggunakan gelombang energi tinggi seperti, sinar x, gama, proton, dan elektron untuk membunuh sel kanker. Walaupun radioterapi paling sering digunakan sebagai obat kanker, tetapi terkadang terapi ini juga dipakai untuk mengobati pasien yang tidak terkena penyakit ini, seperti tumor dan gangguan pada kelenjar tiroid.
3. Terapi target
Terapi target adalah terapi yang menggunakan obat-obatan atau bahan kimia lain untuk mengidentifikasi dan menyerang sel kanker secara spesifik tanpa membunuh sel-sel normal. Terapi ini antara lain:
  • Antibodi monoklonal
  • Penghambat tirosin kinase
  • Cyclin-dependent kinase inhibitors (penghambat cyclin-dependent kinase)
Terapi yang digunakan dapat berupa kombinasi dari beberapa terapi. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk pilihan terapi dan obat kanker yang tepat untuk Anda. Setiap pengobatan penyakit ini memiliki efek samping yang berbeda-beda. Pertimbangkan risiko pengonsumsian obat kanker dengan kondisi Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit kanker?

Perubahan gaya hidup berikut dapat membantu Anda mencegah dan mengatasi penyakit kanker:
  • Jangan merokok. Merokok telah dikaitkan dengan berbagai jenis penyakit ini—termasuk paru-paru, mulut, tenggorokan, laring, pankreas, kandung kemih, rahim dan ginjal.
  • Makanlah dengan pola makan yang sehat.
  • Makanlah banyak buah-buahan dan sayuran.
  • Batasilah daging olahan.
  • Pertahankanlah berat badan yang sehat dan aktif secara fisik. Mempertahankan berat badan yang sehat dapat menurunkan risiko berbagai jenis penyakit ini, termasuk payudara, prostat, paru-paru, usus besar, dan ginjal.
  • Lindungilah diri dari sinar matahari.
  • Dapatkan perawatan medis yang teratur.
Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Jumat, 17 Agustus 2018

3 Cara Melentikkan Bulu Mata

3 Cara Melentikkan Bulu Mata
3 Cara Melentikkan Bulu Mata

Kaum hawa biasanya mendambakan bulu mata yang lentik. Sebenarnya, Anda tidak memerlukan maskara yang mahal atau harus menggunakan bulu mata palsu untuk mendapatkan bulu mata yang lentik. Melentikkan dan menebalkan bulu mata bisa dilakukkan dengan cara alami dan murah.
Kelebihan cara amali tentunya yaitu lebih minim resiko sehingga tidak akan merusak bulu mata, terlebih bahan-bahan alami tentunya sangat mudah untuk ditemukan. Untuk Anda yang penasaran bagaimana cara melentikkan bulu mata? Ini dia bahan berikut caranya:
3 Cara Melentikkan Bulu Mata

Cara Melentikkan Bulu Mata dengan Bahan Alami

1. Kemiri
Kemiri adalah bumbu masak yang dapat membuat masakan menjadi lezat. Namun selain dapat digunakan sebagai bumbu masak, ternyata kemiri juga bisa digunakan sebagai bahan untuk melentikkan bulu mata. Caranya yaitu, dengan menyiapkan dua buah kemiri kemudian dibakar sampai benar-benar menjadi hitam. Diamkan untuk beberapa saat dan biarkan hingga dingin, lalu tumbuk kemiri sampai halus.
Sebelum tidur, oleskan tumbukan kemiri pada sekitar bulu mata. Namun harus hati-hati saat mengoleskannya, jangan sampai serbuk kemiri masuk ke mata. Agar hasil yang didapat lebih maksimal, lakukan cara ini paling tidak tiga kali dalam seminggu. Hailnya akan terlihat dalam 1 sampai 2 bulan.
2. Daun Sirih dan Lidah Buaya
Untuk dapat melentikkan bulu mata dengan daun sirih caranya cukup mudah. Siapkan dua lembar daun sirih yang sudah tua kemudian memarkan. Ambil lidah buaya, kupas dan potong-potong untuk diambil lendirnya. Letakkan lendir lidah buaya pada wadah mangkok atau piring kecil. Pisahkan daun sirih tersebut. Celupkan satu lembar daun sirih yang sudah dimemarkan ke cairan atau lendir lidah buaya, kemudian oleskan secara merata ke bulu mata. Saat mengoleskannya keadaan bulu mata harus bersih, seperti menggunakan maskara. Setelah selesai mengoleskannya, maka diamkan hingga dua jam. Setelah dua jam kemudian bersihkan dengan daun sirih yang belum digunakan tadi. Caranya yaitu dengan mencelupkan daun sirih ke air hangat, kemudian bersihkan secara merata  dengan menyapukan pada bulu mata, seperti ketika menggunakan maskara tadi.
Jika Anda tidak bisa mendapatkan daun sirih, di tempat Anda, cara ini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan lidah buaya. Cara penggunaannya adalah dengan memotong lidah buaya untuk diambil lendirnya seperti cara tadi. Oleskan lendir lidah buaya secara merata pada pada bulu-bulu mata. Lakukan cara ini dengan rutin, akan lebih makasimal jika dilakukan sebelum tidur. Setelah dua bulan maka Anda akan melihat hasilnya yaitu bulu mata menjadi lebih lentik, indah dan lebat.
3. Mengoleskan Minyak Zaitun
Minyak zaitun sudah banyak digunakan untuk perawatan kecantikan. Minyak zaitun juga mudah didapatkan di toko-toko, namun usahakan untuk membeli minyak zaitun jenis extra virgin. Selain bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit, minyak zaitun juga dapat digunakan untuk melentikkan bulu mata. Cara menggunakannya yaitu dengan dioleskan pada bulu mata sebelum tidur. Lakukan cara ini dengan rutin maka bulu mata anda akan lebih lentik.
Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai beberapa cara melentikkan. Cukup mudah bukan untuk dapat melentikkan bulu mata secara alami seperti tips di atas? Silakan Anda mencobanya!

5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu



5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu
5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu


Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling sering terjadi. Dan salah satu jenis jerawat yang paling menjengkelkan adalah jerawat batu yang mampir di area wajah Anda. Jerawat batu merupakan salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang. Seseorang yang memiliki jerawat batu pada area wajah, tentu Anda merasa sangat tidak nyaman. Karena selain mengganggu penampilan, jerawat batu juga menyebabkan nyeri jika tersentuh.
Hal yang menjadi permasalahan lain adalah jerawat batu seringkali akan menyebabkan bekas jerawat yang hitam, untuk itu diperlukan penanganan yang tepat agar tidak timbul masalah lain pada wajah Anda.Bagi Anda yang suka melakukan perawatan wajah dengan bahan-bahan alami, cara berikut ini dapat Anda lakukan untuk menghilangkan jerawat batu di wajah secara alami:

Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Bahan Alami

1. Kentang
5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu
Umbi-umbian satu ini sangat mudah Anda jumpai pada pasar tradisional maupun pasar modern. Kentang yang juga sangat sering dijadikan makanan yang nikmat ini ternyata bisa digunakan untuk mengempaskan jerawat batu pada hidung Anda secara alami. Kentang yang kaya akan mineral ini akan sangat bagus untuk merawat kulit wajah Anda yang saat ini memiliki masalah berupa jerawat batu yang sangat mengganggu. Kentang ini bisa Anda manfaatkan untuk masker wajah yang akan membantu Anda bebas dari jerawat batu yang ada di hidung Anda dan sangat mengganggu. Anda bisa menggunakan kentang sebagai masker wajah Anda.Caranya cukup mudah. Anda cukup kupas kentang yang sudah Anda miliki kemudian Anda bisa jadikan sebagai masker wajah dengan cara menempelkannya pada bagian wajah yang memiliki jerawat batu. Diamkan selama beberapa menit kemudian Anda bilas dengan air dingin sampai bersih. Rasa dingin yang Anda dapatkan dari masker kentang ini akan membuat area hidung Anda yang penuh dengan jerawat batu akan terasa dingin dan akan lebih cepat sembuh dari jerawat batu.
2. Campuran kunyit, jeruk nipis dan madu
5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu
Kunyit, jeruk nipis dan madu merupakan kombinasi sempurna untuk mengatasi jerawat batu yang ada di hidung secara alami. Kandungan curcumin yang ada pada kunyit, vitamin C yang ada pada jeruk nipis dan juga madu yang sangat baik untuk meregenerasi kulit ini jika dicampurkan akan menjadi masker wajah yang sangat efektif untuk mengatasi jerawat yang ada di hidung.
Anda bisa haluskan kunyit lalu campurkan jeruk nipis dan sedikit madu untuk membuat masker wajah yang sangat efektif untuk mengatasi jerawat batu. Anda bisa gunakan masker wajah ini secara teratur sehingga Anda akan terbebas dari jerawat batu.
3. Masker Putih Telur
5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu
Meskipun baunya amis, masker putih telur merupakan solusi yang patut Anda coba. Putih telur memiliki kandungan enzim lusozim yang mampu membantu menghancurkan dinding sel bakteri penyeab jerawat.
4. Lidah Buaya
5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu
Lidah buaya umumnya dikenal sangat baik untuk kesehatan rambut, tapi tahukah Anda bahwa kandungan antioksidan, mineral, vitamun C dan E juga sangat baik untuk mengatasi jerawat?
Cara penggunaannya juga sangat sederhana, cukup haluskan gel lidah buaya dan gunakan sebagai masker wajah.
5. Kulit Jeruk
5 Cara Menghilangkan Jerawat Batu
Kandungan vitamin C dan asam alpha hidroksi pada kulit jeruk merupakan salah satu bahan alami yang dapat membantu Anda membasmi jerawat. Selain itu kulit jeruk juga mampu membersihkan pori-pori yang tersumbat sekaligus mengangkat sel kulit mati.
Cara penggunaannya juga sangat sederhana, cukup haluskan kulit jeruk tersebut dan gunakan sebagai masker wajah.

7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami


Cara Memerahkan Bibir
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami


Bibir yang merah merona menjadi daya tarik tersendiri bagi seorang wanita. Dengan warna bibir yang merah membuat wanita lebih tampil cantik maksimal, dan menjadi perhatian bagi banyak orang. Tidak diragukan lagi dengan memiliki bibir merah yang sehat, membuat wanita tampil lebih percaya diri.
Berbagai cara dapat dilakukan untuk membuat bibir menjadi merah merekah dengan hasil yang cepat, salah satunya dengan menjalani perawatan kecantikan dengan mengeluarkan biaya yang mahal tentunya. Tidak hanya memutihkan wajah saja yang membutuhkan perawatan ekstra, sebagian orang bahkan menyulam bibir mereka hanya untuk mencerahkan dan memerahkan bibir saja. Padahal hal tersebut sangatlah sakit dan beresiko bagi kesehatan.
Alangkah lebih baiknya Anda menggunakan bahan alami untuk memerahkan bibir, karena sangatlah aman bagi kesehatan kulit bibir. Dengan menggunakan cara ini juga sangat cepat untuk memerahkan bibir yang hitam dengan syarat Anda harus konsisten untuk melakukan perawatan bibir secara alami ini.
Banyak sekali cara untuk membuat bibir Anda menjadi merah merona. Salah satunya yaitu dengan cara memerahkan bibir secara alami. Pemerah bibir seperti lipstik hanya dapat memerahkan bibir untuk beberapa saat saja untuk membuat bibir Anda menjadi merah merekah, tetapi dengan menggunakan lipstik bibir Anda tidak merah secara permanen. Cara alami untuk memerahkan bibir bisa menggunakan buah-buahan atau bahan alami lainnya.
Sebelum kita membahas bahan alami apa saja yang bisa memerahkan bibir secara permanen, Anda juga perlu mengetahui penyebab kenapa bibir menjadi hitam. penyebab utama bibir menjadi hitam yaitu karena kurang merawat bibir dengan maksimal. Bibir yang sudah merah jika tidak merawat dengan baik maka lama-kelamaan akan menjadi hitam dan tidak merah merona lagi.
Contoh kecil saja jika Anda tidak membersihkan bibir setelah menggunakan makeup, kemudian sering memegang bagian bibir juga dapat menyebabkan bibir menjadi hitam. perokok aktif juga salah satu penyebab bibir menjadi hitam. Perawatan bibir dengan cara alami supaya bibir tidak hitam sebenarnya sangatlah mudah, cukup bersihkan bibir sebelum menggunakan makeup pada malam hari sebelum beristirahat. cara memerahkan bibir secara alami harus menggunakan bahan yang tepat yang aman bagi bibir Anda. Dengan menggunakan bahan alami lebih dianjurkan karena lebih aman dan murah.Berikut ini adalah beberapa beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk memerahkan bibir dengan cara alami dan permanen supaya tampak merah, cerah dan tampak lebih sehat.

Cara Memerahkan Bibir Hitam Dengan Bahan Alami

1. Dengan Jeruk Nipis
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Selain menjadi ramuan alami untuk perawatan wajah dan jerawat, jeruk nipis juga dapat digunakan sebagai bahan alami untuk memerahkan bibir. Caranya yaitu sebagai berikut:
  1. Siapkan perasan air jeruk nipis 2 – 3 sendok makan
  2. Kemudian campurkan sedikit air hangat kedalamnya.
  3. Lalu oleskan pada bibir Anda secara menyeluruh dan diamkan kurang lebih 17 menit.
  4. setelah itu bilas menggunakan air hangat, lakukan cara ini sehari 1 sampai 3 kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
2. Dengan Mentega
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Cara membersihkan bibir dengan cara alami dan permanen juga bisa dengan menggunakan mentega. Margarin atau yang biasa disebut mentega juga banyak mengandung minyak alami yang dapat melembabkan bibir dan membantu mengembalikan warna bibir menjadi merah alami. Caranya juga cukup mudah, yaitu dengan mengoleskan mentega pada bibir secara merata setiap pagi, dan malam hari sebelum beranjak tidur supaya mendapatkan hasil yang maksimal.
3. Dengan Madu
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Madu merupakan bahan alami yang mempunyai banyak sekali manfaat, salah satunya untuk menghilangkan komedo batu pada hidung. bukan hanya itu saja, madu juga bisa digunakan untuk membuat bibir hitam menjadi merah merekah secara alami. Anda dapat memanfaatkannya dengan cara mengambil sedikit madu murni, kemudian mengoleskannya pada bibir secara merata. Cara ini akan terasa efektif jika menggunakan sebelum tidur di malam hari. Anda bisa melakukan cara ini 2-3 kali dalam sehari supaya mendapatkan hasil yang maksimal.
4. Dengan Alpukat
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Alpukat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan, salah satunya dapat digunakan untuk memerahkan bibir. buah ini juga sangat mudah untuk didapatkan.Caranya yaitu siapkan irisan buah alpukat secukupnya saja. kemudian haluskan sampai lembut, lalu tambahkan beberapa tetes minyak zaitun kedalamnya.Setelah itu bahan ini sudah siap digunakan untuk mengoleskan pada bibir Anda disertai dengan pijatan halus, jika serasa sudah cukup, kemudian diamkan sejenak dan kemudian bilas menggunakan air hangat.
5. Dengan Air Mawar
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Bunga mawar yang biasanya digunakan sebagai hiasan ternyata juga memiliki banyak manfaat. salah satunya yaitu bisa untuk memerahkan bibir secara alami.
  1. Caranya yaitu dengan mengoleskan air mawar yang telah direndam selama kurang lebih 15-20 menit, lalu oleskan pada bibir hingga merata.
  2. Kemudian setelah itu bilas menggunakan air hangat.
6. Dengan Minyak Almod
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Caranya sangat lah mudah, yaitu dengan mengoleskan minyak almond pada area bibir hingga merata. selain untuk mengembalikan bibir menjadi merah merona, minyak almod juga bermanfaat untuk menjaga kelembaban bibir, sehingga bibir tidak mudah mengering.Minyak Almod merupakan bahan terbaik untuk mengembalikan bibir Anda supaya menjadi merah merona seperti saat Anda remaja. Anda bisa membeli minyak almod di supermarket terdekat.
7. Dengan Yogurt
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Yogurt tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh saja, akan tetapi juga sangat baik untuk kecantikan wajah. Cara nya dengan mengkonsumsi yogurt dan mengoleskan yogurt ke bagian bibir secara merata. lakukan cara ini 2-3 kali sehari agar mendapatkan hasil yang maksimal.
8. Dengan Buah Jeruk dan Delima
7 Cara Memerahkan Bibir Secara Alami

Jeruk mengandung Vitamin C yang mampu memerahkan bibir yang gelap dan tampak lebih bersih. sedangkan buah delima memiliki kandungan Anthocyanin yang mampu merubah warna bibir Anda menjadi cerah dan merah secara permanen.
  1. Caranya Blander 2-4 iris jeruk dan campurkan beberapa buah delima.
  2. Setelah menjadi jus, tuang kewadah lalu bekukan kedalam lemari es.
  3. Setelah menjadi es batu, gosok lembut di bibir Anda kurang lebih 3-4 menit.
  4. Lakukan hal ini di pagi hari secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Selain cara memerahkan bibir, hal yang juga sangat penting untuk merawat bibir setiap harinya adalah supaya terhindar dari keretakan dan pecah-pecah pada bibir.Untuk menjaga Bibir Anda tetap merah alami, dan Anda perlu mencegah bibir Anda menghitam. Anda dapat mengoleskan pasta gigi di bibir, lakukan cara ini setiap kali sebelum mandi. Berikut ini adalah beberapa tips yang sudah kami rangkum untuk mencegah agar bibir berwarna gelap atau hitam.
  1. Berhenti Merokok, Berhenti Merokok segera! tembakau dan asap rokok yang Anda hisap akan membuat bibir Anda gelap dan menghitam.
  2. Menghindari menggunakan pemakaian lipstik dalam waktu yang terlalu lama. Anda juga harus menghindari penggunaan lipstik dengan berbagai macam merk, usahakan gunakan satu merk lipstik saja. Penggunaan jenis lipstik yang berbeda secara terus menerus akan membuat bibir anda menjadi rusak.
  3. Biasakan membersihkan bekas lipstik setelah beraktivitas. Anda juga bisa mengoleskan madu di bibir setiap hari pada waktu mau tidur untuk menjaga bibir agar tetap sehat.
Demikian cara cepat memerahkan bibir secara alami dan permanen yang dapat Anda praktekan di rumah. Lakukan Tips diatas secara konsisten supaya mendapatkan hasil yang maksimal. sehingga Anda tidak perlu lagi menjalani perawatan bibir atau dengan lipstik yang mahal hanya untuk mendapatkan bibir merah meronah. semoga cara diatas bisa membantu Anda untuk memerahkan bibir secara alami.